Bandar Dadu Ditikam Hingga Kritis

Bandar Dadu Ditikam Hingga Kritis

Zaman memang sedang beralih menjadi lebih modern, namun tidak mungkin bisa menghilangkan kesenangan pecinta judi. Dari zaman kakek nenek moyang memang perjudian sudah menjadi kebiasaan karena nyatanya banyak memberikan keuntungan. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak sekali pecinta judi yang akhirnya melanjutkan kebiasaan tersebut entah sebagai kesenangan semata ataupun mencari pendapatan lebih.

Permainan judi sebenarnya hanyalah sebuah hiburan saja, namun mereka yang sudah pernah merasakan keuntungan dalam waktu singkat ini pastinya akan terus tergiur untuk mendapatkan lagi. Dimana pecinta judi terus ingin mendapatkan keuntungan sehingga mereka sudah tidak perlu direpotkan dengan adanya sebuah pekerjaan.

Mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat memang sangat menyenangkan karena tidak perlu repot untuk bekerja keras. Dimana pejudi hanyalah duduk manis dan menikmati berbagai permainan, namun bagi mereka yang mampu menang akan mendapatkan banyak keuntungan. Sayangnya, permainan judi di Indonesia sangatlah dilarang keras karena sudah banyak merugikan warga. Dimana permainan judi kebanyakan menggunakan taruhan uang asli sehingga bisa merugikan mereka yang tidak bisa mendapatkan kemenangan. oleh karena itu, pemerintah memang melarang keras adanya perjudian dan lebih senang jika masyarakatnya mendapatkan pekerjaan dari bekerja.

Akan tetapi, masih banyak pecinta judi yang melakukan permainan judi dengan cara sembunyi-sembunyi sehingga aparat kepolisian tidak bisa menemukan jejaknya. Sayangnya, kabar kali ini cukup tragis dimana bandar dadu online di Sulawesi Selatan telah ditikam oleh temannya sendiri hingga harus dilarikan kerumah sakit.

Bisa jadi penyebab terjadinya penikaman karena keributan yang disebabkan oleh perjudian. Nyatanya memang banyak sekali yang menjadi korban perjudian sehingga harus lebih diperhatikan lagi oleh oknum kepolisian untuk terus mengadakan razia.

Di zaman sekarang ini memang semakin suram karena kesalahan apapun bisa menjadikan seorang teman, bahkan keluarga pun nekat untuk melakukan kejahatan. Kejadian Bandar dadu ini memang tengah asyik bermain dengan teman-temannya. Andi Bunga usia 43 tahun telah terjadi penikaman oleh temannya sendiri di jalan Poros Soppeng, Baula, Tellulimpoe, Sidrap.

Kejadiannya memang tidak disangka-sangka karena sebelumnya sudah bermain asyik dan akhirnya harus terjadi cekcok. Lalu, temannya sendiri mengeluarkan badik dan menghunuskan badiknya ke tubuh korban. Dengan percekcokan yang cukup parah sehingga membuat Andi harus dilarikan kerumah sakit. Pelaku sedag diamankan oleh Reskrim Polsek Dua Pitue Sidrap.

Cekcok tersebut memang berawal pelaku merasa tersinggung karena korban menjadi Bandar dadu. Dengan masalah yang sepele saja, maka temannya berani untuk melakukan perbuatan keji. Dimana korban telah mengalami luka tebas pada bagian telapak tangan, paha dan betis sebelah kiri. Kini saatnya menjadi pelajaran bagi pecinta judi agar mereka tidak terlalu mencari masalah hanya karena hal sepele saja.

Ketika manusia sedang melakukan judi memang biasanya seluruh otak dan pikiran mereka sedang dikelilingi oleh rasa gelisah dan galau. Oleh karena itu, tidak heran jika mereka memiliki nekad dengan melakukan berbagai kejahatan. Terlebih mereka yang tidak pernah menang sehingga menghabiskan modal untuk bermain. Mereka semakin luar biasa memuncak sehingga mengakibatkan berbagai hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, bagi kalian yang tidak penasaran dengan perjudian sebaiknya urungkan waktu saja. Sangat disayangkan jika kalian harus mendapatkan kerugian dan bukan keuntungan.

Tetaplah bekerja sesuai dengan porsinya agar tidak merasa terbebani dengan keadaan saat ini. Sangat disayangkan jika kalian harus merugi. Semoga kejadian bandar dadu ditikam hingga kritis ini bisa membuat kalian semakin tahu apa arti dari perjudian itu.