Microsoft Sebut Apple Bisa Rusak Bisnis Gaming

Microsoft Sebut Apple Bisa Rusak Bisnis Gaming

Dalam dunia bisnis selalu ada persaingan yang ketat, baik dalam bisnis lokal lebih-lebih bisnis yang sudah menggunakan perangkat komputer. Dalam dunia bisnis persaingan di anggap suatu hal yang wajar. Ketika seorang pebisnis ingin menjadi yang no 1 maka anda harus memiliki strategi yang jitu. Kini sudah memasuki era globalisasi yang mana anda bis mengakses segala informasi dari internet.

Sebelum lebih lanjut kita ulas mengapa microsoft sebut apple bisa merusak bisnis gaming, terlebih dahulu kita harus tahu apa itu microsoft? Microsof merupakan sebuah perusahaan multinasional yang berkantor di Redmond, Washinton, AS ( Amerika Serikat ) yang bergerak dalam bidang mengembangkan, membuat,memberi lisensi, dan mendukung    multinasional perusahaan ini menghasilkan perangkat lunak untuk desktop, dan server dan aktif juga dalam bidang pencarian internet, industri vidio game, mobile telepon dan pasar layanan digital. Pendiri microsoft ini adalah Bill Gates dan Paul Allen pada tanggal 4 April 1975.

Bermula dari perseteruan antara Apple dan Epic Games memanas karena perusahaan tekhnologi penghasil Iphone ini telah menghapus game Fortnite dari App Store, hal inlah yang membuat Microsoft memberi perhatian padaApple. Langkah Apple menghapusb game Fortnite dari App Store ini kemudian di ikuti oleh google yang ikut menghapus Fornite dari aplikasi Google Play. Dalam menyikapi hal ini Google memilih tidak mengambil langkah balasan, berbeda dengan langkah yang di ambil apple yang membalas gugatan Epic Games. Dalam kasus ini Microsoft berdiri mengandeng Epic games untuk melakukan perlawanan terhadap Apple.

Dalam sidang kasus perselisihan antara Epic Games dan Apple, Microsoft telah memberikan kesaksiannya di persidangan bahwa Apple bertangan besi hal itu dapat membahayakan eksistensi Microsoft di App Store. Timbulnya perselisihan ini nantinya akan berakibat buruk terhadap para pembuat game ( termasuk Microsoft ) dan para pecinta Game atau di sebut dengan Gamer. Tim sicbo online pun menilai sepak terjang Apple sejauh ini memang selalu inovatif dan berkembang pesat. Pertumbuhan user dinilai sangat ciamik karena penggunanya loyal dan merasakan benefit memakai Apple.

Perselisihan antara dua perusahaan besar yang salah satunya telah mendapatkan dukungan dari Microsoft merupakan contoh adanya perselisihan antara dua perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan Games. Gugatan yang di lakukan Epic Games di tanggapi oleh Apple yakni akan di tutupnya akun perusahaan pada tanggal 28 Agustus mendatang.

Pada awalnya, Sweeney meminta kepada Apple agar memperbolehkan Epic Games mengelar sistem pembayaran yang berada di luar App Store sehingga Epic Games tidak terbebani pungutan bagi hasil 30 persen. Begitu juga dengan pengembang aplikasi lain agar di perbolehkan untuk mengelar sistem pembayaran serupa, menurut Sweeney hal tersebut akan memberi keuntungan pengguna dan developer aplikasi.

Konflik terus berlangsung antara Epic Games dan Apple. Langkah yang di ambil Apple Strore adalah Fornite segera di tendangnya. Sweeney mengirim e-mail terakhirnya kepada Apple sebagai ultimatum, kalau Apple menghukum kFornite dengan memblokir akses konsumen ( OS ) ke games tersebut dan pembaharuannya, kata Sweeney, maka Epic Games akan berseteru dengan Apple di berbagai front.

Apa yang di lakukan Epic Games bertujuan untuk mengakhiri dominasi Apple terhadap pasar tekhnologi utama serta membuka kesempatan untuk perkembangan dan kepintaran dan memastikan kalau perangkat mobile Apple terbuka dengan persaingan yang sehat yakni dengan kompitisi yang sama seperti PC Apple tulis Epic dalam gugatannya di pengadilan.

Pada akhirnya dalam persidangan itu belum dapat di prediksi siapa yang akan menang, tetapi yang perlu di ingat, App Store adalah sumber pemasukan yang besar bagi Apple. Pada tahun 2020 pemasukan Apple dari App Store mencapai 1,33 milyar. Pastinya Apple akan mempertahankan pemasukan tersebut.