Pelaku Judi Ditangkap, Ada yang Beromzet Lebih dari 80 Juta

Pelaku Judi Ditangkap, Ada yang Beromzet Lebih dari 80 Juta

Manisnya madu tak seperti manisnya perjudian, sayangnya masih banyak sekali masyarakat Indonesia yang tertarik dengan bermain judi. Kenapa demikian? Bermain judi memang sudah dipastikan akan mendapatkan keuntungan banyak ketika mereka menang. Namun, mereka bisa dipastikan rugi ketika mereka tidak mampu menang. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia sendiri memang sudah melarang keras adanya perjudian sehingga masyarakat bisa berpikir jika semua itu adalah hal buruk.

Pemain judi yang sudah pernah mendapatkan keuntungan dan merasakan kenikmatannya dipastikan akan sulit berhenti. Mereka terus memanfaatkan hokinya untuk mendapatkan banyak uang dalam waktu cepat. Tentunya hanya dalam waktu semalam saja, bagi mereka yang mampu menang juga bisa membawa kemenangan besar. Oleh karena itu, membuat pecinta judi semakin tertarik untuk memainkannya.

Disaat pandemic covid19 juga justru lebih banyak masyarakat memanfaatkan momen ini. Mereka yang stress akibat berbagai masalah entah pekerjaan dan lainnya memang melampiaskan dengan cara berjudi sicbo online . Di masa pandemic yang membuat mereka kehilangan pekerjaan juga mencoba untuk bermain judi. Dimana mereka juga terus berharap agar bisa mendapatkan kemenangan dalam waktu singkat.

Salah satu warga Surabaya kini telah dibekuk oleh pihak kepolisian karena telah melakukan perbuatan yang dilarang. Dimana Hendra yang berusia 38 tahun ini memang mengalami penurunan pendapatan akibat usaha di masa pandemic tidak bisa berjalan lancar. Ia sangat berharap bisa mendapatkan keuntungan secara cepat dan akhirnya ia tertarik dengan permainan judi.

Wahyudin Latief, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya memang mengatakan bahwa dirinya telah mendapatkan ajuan dari masyarakat tentang peresahan masyarakat akibat diadakannya judi.

Baca Juga :  Polres Kutim Amankan Bandar dan Pemain Judi Dadu

“Alhamdulillah berdasar petunjuk yang kami dapatkan berhasil mengungkap semua pelaku. Pelaku memang banyak kegiatan di kamar atau dirumah. Kebanyakan didepan laptop sehingga memungkinkan banyak melakukan judi sutil karena tidak ada kegiatan ini,” Jelas Wahyudin.

Selama 2 bulan, petugas memang telah menemukan banyaknya kasus perjudian. Terdapat 13 jenis perjudian dengan 20 tersangka. Beberapa jenis perjudian tersebut adalah togel, togel online, baccarat, roulette dan lainnya. Dengan banyaknya jenis dadu tersebut tentunya sudah berhasil membuat masyarakat lebih mengerti tentang perjudian.

Semua pelaku judi memang rata-rata adalah pemasang, namun ada juga sutil dan juga Bandar. Kini keuntungan Bandar yang telah ditangkap mampu mencapai Rp. 80 juta per bulan, sangat fantastis bukan? Siapa coba yang tidak tertarik dengan berbagai permainan judi dengan pendapatan sangat menggiurkan tersebut? Semua orang pasti juga senang ketika mendapatkan banyak kekayaan tanpa harus bekerja keras.

Bukti penangkapan pelaku diantaranya 3 laptop, 20 smartphone, uang 4 juta rupiah, rekap pemasangan togel, buku tabungan dan juga ATM. Dikarenakan para pelaku sudah berani melanggar aturan pemerintah, maka mereka semua akan dijerat pasal 303 ayat 1 dengan ancaman 5 tahun penjara. Lalu, bagaimana nasib keluarganya?

Berani melakukan memang harus bertanggung jawab karena semua sudah ada aturannya sendiri-sendiri. Sangat disayangkan juga jika masih banyak masyarakat yang tidak peduli akan keamanannya dan lebih senang ketika mereka terjerat sanksi hukum. Selama ini, masyarakat memang tidak memahami secara betul bagaimana agar mampu mendapatkan keuntungan secara maksimal. Dipastikan mereka juga sangat menyesal karena harus mendekap di penjara dalam waktu lama.

Kejahatan seperti perjudian ini memang harus diberantas dan diberikan sanksi tegas agar mereka tidak seenaknya sendiri. Sangat disayangkan jika mereka harus menghadapi hal buruk seperti penjara.